Semua Tentang Piano

Semua Penjelasan tentang Piano Ada Disini

Semua Tentang Gitar

Semua Penjelasan tentang Gitar Ada Disini

Semua Tentang Bass

Semua Penjelasan tentang Bass Ada Disini

Fakta Tentang Musik

Ternyata Banyak Fakta tentang Musik

Semua Tentang Desain Grafis

Disini Akan Dijelaskan Semua Mengenai Dunia Desain Grafis

Tampilkan postingan dengan label Kreativitas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kreativitas. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 April 2018

Sikap Toleransi untuk Kreativitas


Manajer dan karyawan harus sama-sama membangun sebuah sikap untuk bertoleransi terhadap perubahan akibat kreativitas yang ditawarkan. Hubungan yang sehat tersebut juga menyangkut hubungan yang terjaga untuk rasa aman dari si pemberi ide atau inovasi. Suasana saling menghargai perlu diciptakan dan dijaga secara konsisten agar jangan ada kekhawatiran bahwa ide yang diberikan akan dikritik, ditertawakan atau diejek oleh pihak lain.

Bila rasa menghargai dan percaya muncul diantarasesama karyawan dan pimpinan maka hal ini akan mendorong inspirasi dan menepis perasaan negatif atau kekhawatiran akan kritik negatif. Ciri lain dari timbulnya kondisi sehat ini adalah bentuk dorongan, motivasi, pelatihan atau ada peluang untuk kreatif yang diberikan para pimpinan. Dengan menciptakan kondisi demikian maka kebutuhan kreativitas akan timbul tidak
hanya pada level pribadi kar yawan saja, tapi meningkat sampai level organisasi perusahaan.

Dengan kondisi ideal tersebut, karyawan tidak lagi berangkat  ke tempat kerja dengan tekanan setiap hari. Pekerjaan yang dijalani untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, makanan, pakaian, tempat tinggal atau pemenuhan kebutuhan yang lain menjadi tempat yang nyaman dan disukai. Pekerjaan yang dilakukan akan dianggap sebagai tantangan dan tekanan kerja tidak lagi menjadi momok yang menakutkan. Pada akhirnya tingkat stress akan menurun drastis. Stress yang ada tersisa akan dianggap menjadi tantangan daripada beban. Bila anda membiarkan kreativitas muncul maka hati dan jiwa anda akan semangat dalam bekerja yang pada akhirnya akan mendorong karir anda juga nanti.
Kondisi itu tidak harus ditunggu, melainkan diciptakan.

Anda sebagai pimpinan atau sebagai karyawan harus mau
mencoba untuk menjadi pelopor kreatif dalam area kerja anda. Buat diri anda menjadi individu yang aktif untuk menciptakan suasana nyaman tadi. Harus diakui memang, secara nyata kondisi ideal diatas sulit dilaksanakan. Kenapa? Mindset atau pola pikir pada jaman sekarang sudah menempatkan semuanya diatas fondasi persaingan. Malah ketulusan, keterbukaan, kejujuran selalu dianggap sebagai sikap keluguan, ketidakdewasaan dan malah kemunduran. Seakan-akan politik kantor sama parahnya dengan mafia. Banyak orang yang sinis dengan kondisi ideal diatas. Coba pikir ulang? Coba lakukan pendekatan baru. Apakah harus seperti itu? Apakah tidak ada cara lain untuk mengubahnya?

Disini anda sudah mulai menggunakan kreativitas untuk melihat masalah tersebut. Ingat salah satu yang dituntut kreativitas adalah ketahanan anda ketika anda sedang menghadapi masalah. Kita tidak bertindak seperti seorang anak manja yang meminta sesuatu datang dengan sendirinya dengan sebuah rengekan. Kita
melakukan satu proses berpikir, berkontemplasi dan mencari solusi.

Kreativitas adalah salah satu jalannya untuk mendapatkan ide dan pemikiran baru. Anda harus melakukan sesuatu pendekatan baru terhadap status quo di kantor anda misalnya. Membangun kondisi ideal diatas adalah salah satu tantangan yang nyata bukan? Hampir semua kantor memiliki intrik dan persaingan tersembunyi. Namun itu bukan alasan untuk tidak mencoba dan membangun kreativitas secara bersama-sama. Beberapa perusahaan memang menghalangi munculnya kreativitas di area kerja. Ada kekhawatiran bahwa dengan munculnya kreativitas maka akan muncul pula kekacauan sebagai dampaknya. Argumen yang diberikan adalah kreativitas akan memicu ketidak logisan, kekacauan peraturan dan tidak dapat dikendalikan.Hal ini tidak akan terjadi bila dibuat pendekatan yang sesuai. Ini adalah model kerja dari industri di era lama. Memang masih ada sisa-sisanya sampai sekarang karena pimpinan perusahaan saat ini sudah terbiasa menerapkan dan diajarkan dari muda oleh para pimpinan mereka.

Kenyataannya saat ini dunia sudah berubah banyak. Teknologi mengubah cara bertindak kita sebagai sebuah komunitas global. Persaingan meningkat, mau tidak mau perusahaan harus merespon perubahan ini dengan konsolidasi internal atau perusahaan bisa kolaps dan bangkrut. Bila bertahan dengan model lama, maka nasibnya akan seperti dinosaurus punah.

Jika anda mendorong kreativitas didalam perusahaan anda dan mendukung orang yang bertalenta, maka akibatnya anda akan menjadi sangat kompetitif pada akhirnya, tidak perduli apapun industri anda. Menurut riset majalah Fortune pada tahun
1998, ditemukan bahwa karyawan yang memiliki motivasi tinggi lebih produktif sampai 127% dibanding dengan karyawan dengan motivasi biasa di lingkungan kerja yang kompleks. Sederhana saja, jika karyawan tersebut merasa puas dan tertantang dalam pekerjaannya serta merasa nyaman dengan perusahaan, maka dia akan lebih termotivasi dan dampaknya adalah lebih produktif. Jadi pekerja yang senang adalah pekerja yang produktif!

Tapi sayangnya di era sekarang ini, kita menjadi negara yang dipenuhi dengan pekerja workaholic. Jika kita tidak bekerja dan sibuk selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu maka kita merasa diri kita adalah pemalas. Kita tidak ingin dilihat orang lain sebagai pekerja yang tidak produktif. Tapi kesibukan yang demikian adalah tanda dari rendahnya harga diri dan seharusnya dihindari. Ini adalah sisi negatif dari kehidupan manusia modern saat ini. Kita mempersepsikan kesibukan dengan produktivitas. Kita berpikir bahwa waktu adalah uang dan kita harus memanfaatkannya hanya untuk bekerja saja. Itulah produktivitas. Kerja identik dengan sibuk.

Cobalah untuk rileks ditempat anda jika mengalami kebuntuan Tidak masalah sebenarnya bagi anda untuk duduk dan diam sesekali. Sementara itu anda bisa menenangkan diri dan memikirkan masalah dengan lebih santai. Inkubasi masalah akan terjadi dengan baik jika anda berpikir tenang. Jawaban akan muncul lebih mudah tanpa anda harus berhenti berpikir tentang masalah itu sendiri. Bahkan tidur siang pun bisa menghasilkan mimpi dengan ide solusi dari masalah yang anda hadapi.

Jadi ketika anda menghadapi masalah yang rumit dan anda bingung mencari solusinya. Coba lakukan saran ini: beristirahatlah sejenak dan memandang hal lain untuk membuat pikiran anda relaks. Lalu kembalilah memandang persoalan anda dengan lebih santai. Kesibukan berpikir dan memaksakan diri untuk mendapatkan solusi sering malah kontra produktif. Anda akan semakin tertekan karena anda membuat batas waktu imajiner didalam pikiran anda. Anda menganalogikan seperti pelari jarak pendek. Anda berlari secepatnya demi mengharap garis finish. Diri anda yang membuat asosiasi solusi dengan garis finish, dan diri anda pula yang membuat asosiasi pelari dengan kecepatan kerja. Padahal anda bisa saja memilih asosiasi lain. Anda seorang penembak jitu. Anda diam dengan tenang sambil melihat sasaran anda dan memilih posisi terbaik untuk menembak. Dengan satu pelatuk, sasaran anda kena. Asosiasikan peluru dengan ide solusi yang tepat. Asosiasikan posisi dengan pilihan metode yang cocok anda gunakan. Asosiasikan sasaran sebagai target akhir masalah anda.

Kedua analogi itu tetap membutuhkan waktu sebagai pembatas (deadline) tetapi keduanya bertindak berbeda. Analogi pertama menuntut kecepatan anda dan anda tertekan karena meletakkan diri anda sebagai pelaku. Sementara analogi kedua meletakkan peluru sebagai solusi sementara anda memilih posisi layaknya memilih ide dan ide terbaik sebagai peluru. Anda tidak diburu waktu dan anda tidak dipaksa lari.

Rabu, 11 April 2018

Kreativitas di Tempat Kerja


“Pikiran-pikiran kreatif selalu diketahui bisa bertahan dari semua pelatihan yang buruk.” - Anna Freud

Dalam suasana kompetitif di berbagai bidang seperti sekarang  ini, sangatlah penting bagi perusahaan atau entiti bisnis untuk menarik dan mempertahankan orang-orang yang sangat bertalenta. Untuk melakukan hal itu maka mereka harus menyediakan suasana ruang kerja yang menantang, kreatif sekaligus menyenangkan. Karena kreativitas adalah akar dari inovasi dan penemuan, tidak aneh kalau semua jenis perusahaan baik kecil, menengah maupun besar harus membantu untuk menciptakan atmosfir kreatif dimana para pemilik bakat dapat berkembang kreativitasnya. Apa lagi yang bisa diberikan kepada mereka untuk investasi yang akan diberikan oleh mereka juga kepada perusahaan?

Sebagai contoh kasus, perusahaan General Electric yang terkenal di Amerika Serikat pernah menawarkan kursus internal mengenai kreativitas selama 2 tahun kepada karyawannya. Setiap minggu para karyawan dilatih beberapa jam dengan sesi khusus. Hasilnya mereka mengalami kenaikan sampai enam puluh persen untuk konsep yang bisa dipatenkan, demikian menurut kutipan
dari Wall Street Journal. Ini membuktikan bahwa pelatihan kreativitas mampu meningkatkan kompetisi perusahaan.
Contoh kasus pada perusahaan lain, di tahun 1999, setelah menginvestasikan lebih dari dua juta dollar dalam bidang riset dan pengembangan, Hewlett Packard menghasilkan lebih dari 1300 aplikasi untuk paten. Ketika perusahaan Sylvania Company menawarkan kursus pemecahan masalah secara kreatif selama 40 jam, mereka mendapatkan pengembalian investasi dua puluh dollar untuk setiap satu dollar yang mereka tanam. Survey ini membuktikan bahwa kreativitas menguntungkan dari sudut investasi sumber daya manusia untuk jangka panjang. 

Dari ketiga contoh diatas yang dilakukan oleh perusahaan kelas dunia sudah cukup membuktikan bahwa kreativitas memegang peranan sangat penting apalagi di era globalisasi saat ini. Kompetisi yang berlangsung saat ini sudah sedemikian ketatnya sehingga para manajemen puncak terus berinovasi untuk tetap terdepan dan mengikuti persaingan bisnis yang tinggi. Jadi jika anda saat ini adalah seorang pimpinan atau manajer di sebuah perusahaan, apa yang sebaiknya anda lakukan dan juga kondisikan untuk membuat karyawan anda suka menghasilkan ide yang hebat dan inovatif? Tantangan ini bukan mudah sebenarnya, tetapi bukan berarti sulit dan mustahil untuk dilakukan. Beberapa diantaranya bisa anda pertimbangakan:

Temukan orang kreatif diantara karyawan anda. Kenali mereka dari pemikiran dan intelejensia serta inovasi yang mereka tawarkan. Menemukan orang seperti ini tidak terlalu sulit. Hanya saja bedakan dengan tipe orang penjilat atau suka memanipulasi karya orang lain dengan mengatakan bahwa hal
itu adalah ide dirinya.

Ciptakan atmosfir kerja yang bisa mengakomodasikan kreativitas. Anda perlu membebaskan ide agar datang dan muncul dengan sendirinya. Bertoleransi terhadap ide yang tidak jalan saat ini akan memberikan ruang untuk ide yang nanti akan muncul dan lebih sesuai dengan kondisi atau permasalahan yang dihadapi. Akan selalu ada waktu yang tepat untuk ide yang baru. Tantangan untuk bagian ini adalah tidak semua staff anda bersikap positif. Sebagian akan suka mengkritik dan mengkambing hitamkan sesuatu masalah kepada orang lain. Disini peran anda sebagai pemimpin sangat dibutuhkan untuk meredam aksi negatif seperti itu. Bukan sesuatu yang mudah dengan intrik dan politik kantor di era sekarang, tapi dengan kepemimpinan yang tegas, anda pasti bisa meminimalisir masalah seperti ini.

Akui keberadaan orang yang menghasilkan ide didalam perusahan anda. Sangat penting untuk mendukung dan memberikan apresiasi yang seimbang kepada karyawan yang mau berkreasi dan tunjukkan dukungan penuh bila ide tersebut memang membantu permasalahan. Dukungan sangat penting untuk menambah semangat para inovator. Ini adalah salah satu bentuk kepemimpinan yang disebut tadi. Perlahan para pengkritik internal akan bungkam, malah bisa saja mengambil bagian untuk ikut serta demi alasan tertentu. Yang pasti, memberikan pengakuan kepada orang yang memberi ide sudah dapat menciptakan atmosfir alur kerja yang sehat bagi lingkungan anda.

Berikan penghargaan yang sesuai kepada para inovator, dalam bentuk penghargaan pujian di depan publik, hadiah khusus, bonus gaji atau bentuk dana finansial lainnya atau gabungan dari keduanya. Memang belum tentu mereka bertujuan untuk hal itu. Tapi siapapun akan sangat termotivasi bila pengakuan tulus diberikan beserta penghargaan yang memadai. Staff anda yang lain akan melihat bentuk penghargaan ini dan berpotensi terpacu untuk menghasilkan kreativitas yang sama. Rasa kompetitif positif seperti ini sangat bagus dipelihara di area kerja.

Senin, 09 April 2018

Kelebihan Mind Map


Mengapa Mind Map begitu bermanfaat? Apakah cara yang selama ini tidak bermanfaat dengan model linier - berurut? Tidak ada yang salah dengan model linier. Hanya saja model itu hanya berbasis otak kiri yang lebih fokus ke fungsi logika. Sehingga masalah hanya dilihat dari sebuah sisi saja, dengan arti kata otak kiri lebih dominan. Padahal kita tahu bahwa ide kreatif menggunakan kedua sisi otak untuk mengeluarkan potensi pemikiran yang besar dan luas.

Sebut saja model linier sudah sangat sering anda gunakan karena metode itu yang diajarkan di sekolah. Jangan tanya kenapa, mungkin saja metode itu diturunkan dari budaya barat yang pada jaman dulu begitu mengagungkan akan metode ilmiah. Sehingga nyaris semua edukasi sepertinya harus berbasis metode ilmiah. Dan kita ketahui metode ilmiah yang menggunakan pemikiran linier sebenarnya hanyalah sebagian saja, tidak keseluruhan. Tapi apa mau dikata, kita tinggal didunia yang tidak sempurna, metode linier ini yang populer di dunia akademik.

Hal ini terus berlangsung sampai era multimedia muncul di  awal 1980-an. Ketika penggunaan komputer grafis mulai marak, mulai timbul generasi baru yang sangat respon kepada informasi multimedia. Model informasi seperti itu sejalan dengan perkembangan teknologi yang secara masif mempengaruhi cara berpikir dan bertindak masyarakat. Kini kita melihat internet sebagai ujung tonggak teknologi informasi sekaligus model jaringan sosial dunia. Dan uniknya, topologi internet mirip dengan Mind Map karena memiliki cabang-cabang sebagai rute perjalanan data yang mengalir diantara server-servernya. Itulah asosiasi yang
bisa kita lihat dari Mind Map dan internet. Sebuah kebetulan?
Hmmm… ide kreatif anda tentu mulai berpikir bukan?
Pendekatan Mind Map terbukti sangat praktis dan bermanfaat bagi kita sekarang. Padahal pendekatan ini bukanlah cara yang baru sekali. Beberapa tokoh besar didalam sejarah sudah menggunakan cara ini seperti Leonardo Da Vinci, Charles Darwin, Sir Isaac Newton, atau ilmuwan jaman modern seperti Albert Einstein. Catatan penelitian Darwin di pulau Galapagos yang berbentuk Mind Map sederhana Tidak hanya dari kalangan ilmuwan saja, tahukah anda bahwa Pablo Picasso juga menerapkan model pemikiran bercabang seperti itu dalam membuat karyanya? Belum lagi Thomas Alva Edison sang penemu, Winston Churcill tokoh politik dunia, dan banyak lagi. Metode Tony Buzan ini adalah penyempurnaan dari model pemikiran bercabang para tokoh itu. Pasti jauh lebih praktis karena dia membuatnya cocok dengan penalaran dan kebutuhan era abad 20 ini. Sebuah karya yang membantu manusia untuk mengenal potensi kreatif diri masing-masing.

Metode Mind Map bahkan sudah berkembang pesat, tidak hanya model sederhana namun praktis dengan menggunakan kertas dan pena berwarna saja. Kini aplikasi komputer sudah menyediakan perangkat untuk membantu anda membuat Mind Map versi digital. Anda dengan mudah memilih gambar yang anda inginkan, bahkan anda bisa terkoneksi langsung ke internet untuk mendapatkan gambar yang sesuai. Lalu anda dengan mudah membuat cabang yang berwarna, serta menarik garis penghubungnya. Bahkan lebih dari gambar atau ikon, anda bisa memasukkan video, halaman web, dan berbagai link ke komputer maupun media lainnya. Canggih sekali. Ini mempermudah brainstorming ketika rapat di kantor atau menyelesaikan masalah perusahaan yang kompleks namun tetap bisa berbagi dengan karyawan atau pimpinan. Itulah tujuan penggunaan komputer dan software Mind Map versi digital. Apakah software ini lebih bermanfaat dari metode kertas dan pena tadi. Jangan salah kaprah, software tadi hanya alat mempermudah dan membantu anda saja, sama dengan metode kertas dan pena berwarna. Esensinya yang terpenting yaitu memicu kreativitas dan merangsang pemikiran akan ide baru untuk pemikiran yang anda sedang hadapi.
Yang terpenting adalah kemauan anda untuk memulai kegiatan dengan metode Mind Map dalam keseharian anda.

Konsistensi yang membentuk kebiasaan baru namun lebihbermafaat ini yang dihitung dibanding dengan pengetahuan anda. Ingat pengetahuan adalah sebuah ingatan kolektif, sebuah pembuktian bahwa anda memiliki memori yang bagus. Hal ini tidak menunjukkan bahwa anda penuh dengan ide, bisa membuat pemikiran baru, apalagi berpikir di luar kotak yang ada.

Sabtu, 07 April 2018

Cara Implementasi Kreativitas


Kita perlu melakukan sesuatu latihan riil untuk digunakan sehingga anda bisa mengimplementasikan kedalam kegiatan anda sehari-hari. Karena hakikat dari kreativitas tidak hanya berpikir namun memunculkannya dalam kehidupan nyata. Selain latihan ini melatih otak anda, juga menunjukkan kepada anda secara berkesinambungan akan potensi otak sebenarnya.

Selama hidup kita, seringkali kita tidak sadar betapa seringnya kita dikungkung penjara kreativitas. Kita sering diperbudak oleh kebiasaan. Sampai-sampai kita tidak bisa lagi membedakannya dengan sesuatu yang menarik. Contohnya adalah penggunaan warna dalam kehidupan kita. Ketika melihat lukisan yang indah, kita terkagum-kagum dengan kombinasi warna, cara memolesnya, bentuk dari gambar yang ada didalamnya. Tapi itu hanyalah batas kekaguman kita kepada lukisan yang kita lihat. Kita anehnya tidak pernah berpikir untuk menirunya karena kekaguman tadi. Kita menganggap bahwa itu adalah “milik orang lain”. Kreativitas yang kita lihat itu terblok oleh mental kita. Buktinya? Anda tidak pernah mau mencoba menggambar karena pikiran anda langsung membandingkan dengan gambar lukisan tadi.
Sisi kreatif anda tidak harus melalui proses demikian. Kekaguman yang anda rasakan bisa dijadikan motivasi dan pendorong untuk berkreasi juga. Caranya tidak harus sama. Bisa berbeda jauh malah, dan tentunya hasil akhir pun akan berbeda. Dan itu sah-sah saja.

Mari kita lihat ke contoh yang lebih gampang. Apakah anda termasuk ke jenis orang yang suka menulis dengan satu warna saja? Saya tebak, warna biru dan hitam? Hampir semua orang selama di sekolah hanya mengenal dua warna ini saja sebagai warna formal untuk menulis. Apakah memang demikian atau itu hanya kebiasaan? Bisa jadi memang ditanamkan dari kecil seperti itu. Tetapi itu bukan menjadi keharusan. Sayangnya,seperti yang disebutkan diawal subbab ini, kita menjadi budak kebiasaan.

Apa efeknya kalau menggunakan pena warna biru atau
hitam? Tidak ada yang fatal sebenarnya. Hanya saja warna itu adalah warna monoton. Warna yang membosankan sebenarnya. Coba asosiasikan warna disekeliling anda bukan. Coba ingat warna lukisan tadi, begitu menarik bukan? Jadi orang-orang kreatif di periklanan memang mempunyai alasan tersendiri mengapa mereka menggunakan berbagai warna untuk memikan hati calon konsumen, karena kita sebagai manusia bereaksi terhadap warna. Lalu kenapa kita hanya menulis satu atau dua warna untuk kegiatan kita sehari-hari?
Jika anda seorang yang suka menggunakan warna-warni ketika menulis. Selamat! Berarti anda sudah termasuk orang yang kreatif, setidaknya anda bertindak seperti seorang pelukis, menggunakan warna untuk membuat pikiran anda lebih hidup dengan ide-ide baru yang terpancing dari kombinasi warna tulisan. Sebagian orang menganggap hal ini berlebihan, tetapi lihat untuk jangka panjangnya. Orang seperti itu biasanya lebih terbuka dengan ide, mata mereka jeli dengan berbagai bentuk visual dan sepertinya mereka begitu mudah mencari asosiasi atau metafora dari berbagai hal disekelilingnya
Mari kita kembangkan metode diatas ke bentuk yang lebih aplikatif. Anda tentu bertanya latihan apa yang bisa kita lakukan untuk mempermudah kita melakukan brainstorming, mencari ide-ide baru? Ada teknik sederhana yang sangat bagus untuk itu. Latihan ini, tepatnya kegiatan ini bisa anda jadikan sekaligus tool yang membiarkan anda mengeksplorasi ide, pikiran dan berbagai hal terkait pemecahan masalah yang anda hadapi. Namanya adalah Mind Map. Sebagian dari anda mungkin sudah pernah mendengar teknik ini.

Tony Buzan adalah orang yang membuat, mengembangkan sekaligus mempopulerkan teknik jenius namun sangat mudah diimplementasikan ini. Mind Map atau peta pikiran adalah sebuah cara yang memudahkan anda menggambarkan bagaimana otak bisa mencari dan menemukan ide dalam jumlah besar dengan waktu yang singkat. Sekilas seperti cara yang aneh, namun begitu anda terbiasa menggunakannya maka anda akan ketagihan karena otak anda menyukai cara atau proses seperti ituBagaimana cara implementasinya? Disini adalah ringkasan dari buku Tony Buzan berjudul “The Power of Creative Intelligence”. Jadikan latihan anda sehari-hari nantinya. Cara itu dimulai sebagai berikut:
1.
Gunakan media kertas dengan berpusat pada bagian tengah. Lebih baik lagi jika anda membuat kertas folio misalnya dengan mendatar karena anda akan mudah menarik garis ke kiri atau kekanan, namun juga bisa ke atas dan kebawah. Ukuran kertas bisa lebih besar, namun bisa juga lebih kecil jika anda ingin membawa catatan ke berbagai tempat. Hanya saja kertas yang lebih besar akan memudahkan anda.
2. Pilih sebuah gambar yang menjadi titik sentral dari fokus pikiran anda. Gambar ini sebagai pusat perhatian anda, dan letakkan di bagian tengah kertas tadi. Anda tidak usah khawatir jika gambarnya tidak terlalu cantik. Bahkan anda bisa menggantikannya dengan guntingan gambar dari majalah atau koran, tetapi gambar anda sendiri sudah cukup. Dengan gambar maka otak akan berasosiasi dengan banyak hal. Kreativitas anda akan muncul karena sebuah gambar bisa beribu makna. Proses awal sudah mulai dipicu dengan peletakan gambar ini.
3.
Gunakan warna yang berbeda selama melakukan proses ini. Kenapa harus berbeda? Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, warna bisa memicu otak untuk berpikir, berasosiasi namun sekaligun berfokus pada bagian tertentu. Dengan adanya warna-warni, anda memicu otak secara visual untuk berpikir kreatif. Otak kita memiliki pusat sensor warna yang akan aktif jika melihat warna tertentu. Dengan banyaknya jenis warna maka aktivitasnya akan meningkat drastis.
4.
Tarik garis melengkung keluar dari gambar sentral tadi, anggap sebagai sebagai sebuah bentuk ide atau pemikiran yang dihasilkan imajinasi otak. Jumlahnya bisa banyak dan tidak harus dibatasi. Sebanyak yang anda bisa bayangkan. Katakan anda bisa dengan cepat membuat 6 ide utama. Maka buat 2 ke arah kiri, 2 kekanan, 1 keatas dan 1 ke bawah. Gambar sentral tadi kini seperti pusat dari beberapa ide utama. Sekilas anda mengasosiasikan bentuk diagram ini dengan akar pohon dari sebelah bawah. Ya, asosiasi itu benar. Seperti di alam, tidak ada garis lurus yang terasa monoton, semua melengkung dengan bentuk yang khas. Kita mencoba membuat otak nyaman dengan bentuk garis yang dibuat. Mulai mengerti hubungan gambar, pandangan mata anda dan asosiasi otak?
5.
Buat gambar atau ikon untuk masing-masing cabang. gambar dan ikon lebih mudah dicerna oleh otak. Ingat kiasan yang berkata, “Sebuah gambar mewakili seribu kata”. Dengan gambar anda memicu asosiasi pikiran dengan hal lain atau dengan ide yang sudah ada pada cabang lainnya.
6. Gunakan satu kata untuk tiap cabang ide. Hindari penggunaan huruf atau kata yang terlalu banyak. Cukup satu kata saja untuk tiap cabang ide. Jadi daripada membuat kata “menulis buku novel” cukup membuat ikon buku dan kata “menulis”. Otak anda akan berasosiasi dengan menulis buku, menulis laporan, menulis novel, menulis untuk majalah dan sebagainya. Secara otomatis pemikiran anda akan
berkembang melebihi yang anda bayangkan jadi kenapa harus membatasinya?
7.
Gunakan gambar dalam semua proses tersebut. Otak sangat mudah menangkap gambar dan mengasosiasikannya dengan ide atau pemikiran lain. Dan tujuan kita memang untuk itu bukan, merangsang otak agar kreativitas kita lebih mudah muncul dan mengalir. Proses latihan diatas mungkin terasa aneh bagi anda dan tidak nyaman dilakukan pada mulanya. Jangan malas untuk mencobanya. Perhatikan anak-anak yang senang mewarnai dan menggambar, otak anda menjadi seperti itu. Kembali ke masa anak-anak dan membiasakan diri lagi untuk berkreasi tanpa aturan yang kaku dengan warna yang kaku pula.
 
Model latihan Mind Map terbukti memicu ide dengan sangat mudah. Bayangkan, dengan meletakkan satu gambar di tengah, anda akan mudah mendapatkan 5 ide berdasarkan gambar itu. Lalu anda akan mudah pula menambahkan 5 ide ke setiap cabang ide tadi, jadi kini anda punya 25 ide baru. Dan coba
buat lagi 5 ide dari setiap anak cabang, maka kini anda bisa mendapatkan 125 ide. Fantastis bukan? Tidak hanya itu saja, kini anda bisa melihat hubungan antara satu ide dengan yang lain, apakah ada koneksi, keterkaitan, saling bertolak belakang. Hal ini bisa memicu ide lain lagi. Jadi konsep ini memudahkan anda untuk melihat bagaimana kita menggambarkan proses yang ada terjadi didalam otak. Tidak mahal biayanya, cukup beberapa kertas dan satu set pena berwarna bukan?

Bila anda melatih cara ini mulai sekarang, maka hanya dalam hitungan hari (tidak sampai seminggu) anda akan melihat perkembangan yang pesat. Mungkin satu atau dua kali latihan anda masih kesulitan mencari gambar atau ikon serta satu kata untuk mewakili cabang ide anda. Namun seperti yang sudah kita ketahui, otak kita bisa dilatih menjadikan sebuah proses menjadi kebiasaan. Bukankah kebiasaan kreatif lebih

Kamis, 05 April 2018

Menyatukan Kreativitas Ke Dalam Hidup


Kita sudah sepakat bahwa semua orang pada dasarnya adalah individu yang berpotensi untuk kreatif. Anda sudah bisa mengenal energi kreatif yang anda miliki, dan energi itu harus anda gunakan untuk sesuatu atau diaplikasikan kepada sesuatu. Kalau tidak anda lakukan maka anda akan merasa kurang bahagia atau merasa tidak terpenuhkan, dan biasanya perasaaan itu muncul tanpa ada ketahui dengan jelas alasannya.

Beberapa keuntungan yang bisa anda dapatkan bila memasukkan kreativitas kedalam kehidupan sehari-hari anda adalah sebagai berikut:
1. Percaya diri. Pribadi yang kreatif cenderung lebih percaya diri karena merasa mampu mengatasi berbagai masalah yang sedang dihadapi. Keyakinan ini dibangun dari kemampuan individu tersebut untuk mencari alternatif pemecahan yang banyak dan memandang persoalan dari berbagai sisi pengamatan. Secara tidak langsung individu tersebut akan merasa lebih dari orang kebanyakan karena tidak gentar menghadapi masalah.
2. Mengurangi stress. Seseorang akan mengalami stress jika merasa tidak bisa menghadapi sebuah persoalan atau tekanan. Dengan memiliki kreativitas, maka individu tersebut bisa lebih rileks karena jumlah “amunisi” solusi yang dimiliki lebih banyak daripada orang lain. Dampaknya adalah percaya diri dan pada akhirnya akan mengurangi tekanan psikis.
3.
Kedamaian batin. Ide kreatif yang muncul dari seseorang sebenarnya adalah manifestasi dari pemikiran baik otak secara mendalam. Bila kita merasa mampu menangani berbagai masalah atau memiliki banyak cara untuk membuat ide baru maka batin kita merasa tenang akibat terpenuhinya satu kebutuhan akan ketenangan jiwa. Kekhawatiran, kebingungan atau ketidaksabaran akan hilang bila kita bisa mendapatkan solusi kreatif.
4.
Kendali diri yang lebih baik. Jika anda berpikir kreatif, emosional juga akan terkendali karena fokus anda bukan kepada masalah dan akibatnya, tetapi lebih kepada pemecahan dan alternatif pemecahan lainnya. Masalah dan akibatnya bukan menjadi faktor utama lagi. Semangat yang ada pada diri kita mampu mengusir berbagai gangguan yang mengakibatkan kita panik.
5.
Kepuasan yang besar – pada akhirnya anda bisa mengekspressikan diri anda sendiri, menemukan tujuan diri.
Bila anda mencapai satu target dengan kreativitas anda, maka rasa puas akan muncul lebih banyak daripada anda mencapai tujuan dengan cara yang sudah lazim.
  Dengan menerapkan kreativitas itu maka anda akan memberikan dampak yang luas dan tidak terduga kedalam berbagai aspek kehidupan anda secara keseluruhan, dan anda akan sering menemukan berbagai keuntungan lainnya. Jadi, bagaimana anda menerapkan energi kreatif kedalam hidup anda sehari-hari? Anda menerapkan kreativitas yang anda baru temukan kedalam hubungan keluarga maupun sosial anda, coba kedalam hubungan kerja profesional atau kedalam hubungan masyarakat sekitar. Sudah waktunya anda untuk mengeksplorasi semua kemungkinan dan menemukan kondisi yang lebih baik di sekitar anda. Mulailah dari sudut kehidupanpribadi anda sendiri. Gunakan untuk memecahkan masalah pribadi anda sendiri misalnya. Buat daftar checklist dan rencanarencana. Sesuaikan dengan ide baru dan buat perubahan bila diperlukan.

Bagi profesional, gunakan kreativitas didalam ruang kerja anda atau aktivitas bisnis anda. Anda bisa melihat hal yang sama dilihat oleh orang lain namun dengan sudut pandang yang berbeda. Buat penyesuaian dan anda akan melihat perubahan yang terjadi, bila tidak muncul maka jangan ragu untuk membuat percobaan yang lain. Gunakan insting anda, gunakan intuisi atau apapun anda menyebutnya tetapi yang pasti jangan berhenti di titik yang sama. Sebuah percikan ide atau kilasan bayangan bisa jadi menjadi petunjuk awal dari proses pencapaian solusi yang dicari. Hal-hal kecil dan tidak terduga ini bisa menghantarkan anda ke pemecahan yang sebenarnya. Begitu anda mulai membiasakan diri untuk mengisi kehidupan anda dengan berbagai kreativitas yang berproses
menuju kesuksesan, maka anda akan sering menemukan momen “Aha”. Tidak salah kalau anda memaksakan diri untuk keluar dari sebuah rutinitas dan menemukan diri anda bergelimang dengan berbagai visi maupun ide yang dikatakan orang sebagai “mimpi”.

Kamus Webster mendefinisikan inovasi sebagai pengenalan dari sesuatu yang baru atau berbeda. National Innovation Initiative (NII) menyebutkan inovasi sebagai “titik temu antara penemuan dengan pencerahan, yang mengarahkan penciptaan dengan nilai sosial dan ekonomis”. Jadi anda bisa
menggerakkan kreativitas anda dan menjadi seorang yang inovatif sekarang.

Implementasi kreativitas di dunia kerja malah sangat membantu saat ini ketika seorang individu dihadapkan kedalam berbagai masalah yang menuntut solusi kreatif. Tidak ada salahnya jika anda mencoba baik seorang diri maupun bersamasama yang lain. Semakin banyak pihak yang bekerjasama mencarinya akan semakin baik pula, karena kreativitas itu bisa menular dan mempengaruhi orang lain untuk berbuat yang sama. Ide-ide yang ada akan semakin memicu munculnya ide lain sehingga solusi terbaik akan semakin besar peluangnya untuk ditemukan. Tetapi sebuah kreativitas tetap membutuhkan aksi. Karena tanpa aksi, sebuah kreativitas hanya sebuah bentuk dari fakta saja. Dengan adanya aksi maka sebuah kreativitas bisa menjadi sesuatu yang riil.


Selasa, 03 April 2018

Bertindak Kreatif


Apakah yang anda rasakan menjadi seorang yang kreatif?
Apakah anda membayangkan bahwa seorang yang kreatif adalah seorang yang aneh, seorang yang rada
nyeni, atau unik?
Apakah anda merasa curiga dengan orang yang sesuaideskripsi diatas? Atau anda memandang seseorang yang kreatif dengan tingkat kegilaan tertentu atau kejiwaan yang menyimpang?
Mungkin anda protes dan menyebutkan, “Saya terlalu waras untuk disebut seorang kreatif!”. Yang anda asumsikan itu adalah gaya tampilan dan bukan kreatif yang sesungguhnya.

Bisa jadi anda sedang terpengaruh dengan fakta-fakta yang sudah umum diketahui dunia pada umumnya tentang ciri-ciri orang kreatif. Tetapi ada perbedaan persepsi antara apa yang dikatakan orang dengan fakta yang sesungguhnya. Mungkin kreatif yang anda akui adalah kemampuan anda menutup penjualan dari kantor anda kepada calon pelanggan potensial. Atau ide anda yang brilian dan memberikan penghematan sampai ratusan juta rupiah terhadap anggaran belanja perusahaan anda. Atau kemampuan anda menyelesaikan konflik perusahaan ataupun keluarga? Coba tebak? Anda seorang yang kreatif. Mungkin orang lain mengatakan bahwa anda berbakat di bidang tertentu, atau anda memang sudah mengetahuinya. Lalu mengapa anda malu akan hal itu? Dan apa yang anda lakukan dengan hal itu sebenarnya? Apakah anda siap melepas semua talenta anda sehingga anda lebih kreatif lagi di bidang yang lain? Atau bagaimana mengembangkannya lebih jauh? Oke, mari kita kembali kepada ide untuk memunculkan sikap mirip dengan anak-anak, yaitu mengabaikan tekanan hidup sehari-hari dan stress. Mari bermain! Ambil buku gambar atau kertas kosong serta pensil berwarna dan mulailah menggambar lingkaran berwarna dan berbagai bentuk lainnya. Jika anda memiliki anak, pinjam kertas gambar dan crayon berwarna mereka dan ikut serta menggambar dengan mereka juga. Beranikan diri anda untuk mewarnai sesuka hati, melewati garis yang ada seperti layaknya seorang anak kecil belajar mewarnai. Bahkan jauh melewati garis yang dibuat sebelumnya. Jangan takut salah! Atau temukan tanah liat maupun bahan permainan yang bisa anda buat untuk membentuk atau menyusun bentuk yang bebas tanpa aturan. Bentuk patung yang aneh, atau bentuk rumah dari mainan lego tapi bentuk rumah itu tidak pernah ada sebelumnya. Tertawalah dengan anak anda ketika membuatnya. Anak anda akan meledek rumah buatan anda. Anda bisa menyebutkan gaya rumah anda seperti apa dan mengapa anda membuatnya unik seperti itu. Tentu anda bertanya, “Ya ampun, untuk apa saya melakukan hal yang tidak berarti itu?”. Memang tidak ada artinya dan tujuannya memang tidak meminta anda melakukan hal itu agar gambar yang anda buat atau patung serta rumah yang anda bentuk memiliki arti tertentu.

Maksud dari kegiatan ini adalah agar anda bebas bermain, pikiran anda bebas tanpa tendensi apaapa. Anda merasa nyaman dan santai saja. Kegiatan ini malah dinikmati oleh otak anda. Tak lama anda akan sadari bahwa anda merasa lebih rileks dan santai. Anda bahkan bisa merasakan bahwa anda akan merasa senang atau bahagia. Helaan nafas anda akan lebih lembut dan perlahan. Tidak seperti ketika anda cemas atau kesal yang tampak dengan nafas yang pendek, kini anda bernafas lebih dalam dan tenang. Anda perlu menggeser masalah yang ada dipikiran anda dengan cara ini. Stress atau problem yang anda hadapi akan terpinggirkan sementara dan anda sedang mengalami relaksasi tanpa harus memiliki tujuan tertentu.
  Dengan melakukan permainan tanpa maksud dan tujuan ini beberapa menit setiap hari akan segera memberikan dampak kepada kreativitas anda dalam bentuk perbedaan yang kentara ketika anda memecahkan masalah, mengajar, belajar atau melakukan sesuatu kegiatan lainnya. Tidak lama anda akan menyadari bahwa anda siap untuk lanjut ke level yang berikutnya, jadi kenapa tidak anda latih saja untuk bermain seperti anak-anak dan bebaskan diri anda. Tapi ingatlah dengan benar bahwa talenta saja tidak cukup untuk membangun kreativitas tetapi harus dibarengi dengan disiplin dan semangat. Anda harus berdedikasi dan berkomitmen untuk talenta anda sendiri. Kita bisa mengandaikan bahwa talenta adalah seperti daging mentah, dan dedikasi sebagai bagian bumbunya. Dibutuhkan semuanya agar kreativitas bisa terasa enak selayaknya sebuah hidangan yang lengkap setelah diramu dan dimasak.

Apa arti kata kreatif bagi anda ketika anda diminta untuk memikirkannya? Sebuah karya seni yang mengagumkan? Bentuk pemikiran yang sangat orisinil? Komposisi musik yang sangat menarik? Penemuan yang mengejutkan? Apakah anda membiarkan diri anda percaya bahwa mustahil bagi anda untuk kreatif?

Apakah anda membiarkan diri anda menjadi mahluk korban kebiasaan bertahun-tahun yang lalu? Pernahkan anda menyesali diri anda karena tidak memiliki kreativitas? Mungkin anda terjebak dalam rutinitas sehari-hari, dan perasaan anda mengatakan bahwa anda tidak bisa keluar dari lingkaran kebiasaan dan tidak bisa berubah lagi. Begitu banyak pertanyaan
 
yang diajukan kepada anda, pernahkah terlintas pertanyaan yang sama dan anda bisa menjawabnya?

Sekarang, bayangkan bagaimana bentuk kehidup an anda jika anda diberikan izin untuk hidup kreatif setiap hari. Anda mengetahui diri anda kreatif dan bertalenta. Bagaimana kalau dunia sekeliling anda melakukan anda dengan khusus dan dibiarkan untuk mengembangkan talenta itu, meningkatkan keahlian anda, dan memberikan perhatian khusus yang sesuaidengan kebutuhan dan penghargaan yang layak?
  Anda mempercayai semangat kreatif anda, dan mampu memecahkan setiap masalah serta merangkul kreativitas sebagai bagian penting dari kebahagiaan dan kesehatan mental anda. Ingatlah bahwa kesenangan murni adalah kunci penting bagi kehidupan kreatif anda.
  Hidup dan bekerja memang kegiatan yang sudah umum dikenal. Tetapi bersenang-senang dan menikmatinya adalah pekerjaan yang sesungguhnya juga penting disamping itu. Jika tidak, maka anda akan menjadi budak dari diri anda sendiri. Anda tidak bebas lagi menikmati kehidupan itu seperti layaknya seorang insan dan mahluk Tuhan.
 

Minggu, 01 April 2018

Kesuksesan dan Kreativitas



Di titik ini, mungkin anda bertanya apakah yang harus anda miliki untuk mencapai tingkat sukses berdasarkan kreativitas tadi. Disini kita mulai menghubungkan kreativitas dengan kesuksesan. Anda memang harus memiliki keahlian tertentu untuk mencapai tingkat kesuksesan. Anda harus memiliki tool yang sesuai dengan kreativitas anda untuk menyelesaikan masalah yang anda hadapi.

Kreativitas bukan dimulai dari semua ketiadaaan. Kita tidak mengasumsikannya seperti itu. Ketiadaan hasil akhir bukan berarti tidak ada alat, sarana atau proses tertentu yang dilakukan. Contoh, ketika akan menggambar, anda memang tidak memiliki kertas gambar dan pena. Tapi anda sudah ada ide mau menggambar apa, dan anda bisa meminjam kertas dan pena dari orang lain. Ide, kertas, pena dan proses peminjaman serta proses menggambar adalah sarana, alat dan proses yang dialami.

Pertama, dengan keahlian yang anda miliki maka tingkat keberhasilan anda untuk menuntaskan satu tugas akan lebih besar dibandingkan anda tidak memilikinya. Sederhananya, berdasarkan contoh sebelumnya, jika anda tidak memiliki pengetahuan menggambar maka gambar yang anda buat tentu jauh dari indah atau sesuai dengan yang anda bayangkan. Contoh lain, penemuan dunia medis tanpa keahlian teknis dalam bidang laboratorium dan penanganan penyakit akan sangat kecil kemungkinan bisa menemukan obat baru. Jadi sangat penting bagi anda untuk mengenal dibidang mana anda memiliki ketertarikan dan kemahiran yang mumpuni. Dan beberapa keahlian bahkan menjadi keharusan untuk mencapai kesuksesan.

Alat lain yang sangat penting untuk kesuksesan anda adalah kemampuan untuk berpikir kreatif dalam bidang yang anda pilih kemampuan untuk membayangkan berbagai kondisi dan keadaan secara menyeluruh dari berbagai kemungkinan yang tersedia. Termasuk didalamnya kemampuan untuk mengubah kondisi didalam pikiran anda sampai jawaban yang sesuai untuk masalahitu anda temukan. Pada posisi ini, daya tahan sangat dibutuhkan kemampuan untuk menangani masalah sampai solusi ditemukan. Anda dituntut mampu untuk mengubah berbagai kondisi dan
memandangnya dengan cara berbeda. Anda juga diharuskan untuk mampu membimbing proses kreatif didalam pikiran anda sendiri untuk tenang atau untuk mencari ide secara bebas.

Jangan terlalu pusing mencerna pembahasan diatas. Karena anda akan semakin jelas seiring membaca penjelasan yang berikutnya dan memang ada kaitannya juga untuk mempermudah pemahaman anda secara keseluruhan.

Tool berikutnya yang penting untuk pencarian kreativitas ini adalah keberanian keinginan untuk menghadapi resiko dari kreativitas anda dan mencoba sesuatu hal yang belum pernah anda coba sebelumnya. Anda harus membuka diri terhadap semua kemungkinan yang bisa saja terjadi kepada anda nantinya. Anda tidak akan tahu ide apa lagi yang akan muncul nanti.

Terakhir, anda harus memiliki semangat (passion) keinginan untuk sukses apapun yang terjadi nantinya. Tidak perduli apa hadiah akhir yang anda terima, atau berapa besar kompensasi yang bisa anda dapatkan pada akhirnya. Semangat ini yang sangat penting, karena dengan semangat anda akan melakukan apapun untuk berhasil dan tidak akan berhenti sampai hal itu terjadi. Albert Einsten mengatakan, “Bertahan terhadap sesuatu adalah sikap jenius”.

Dan yang terpenting untuk semua itu adalah keberanian anda untuk menghadapi resiko kreativitas anda seperti pikiran seorang anak kecil. Masa kanak-kanak adalah dimana ketika kreativitas datang kehadapan anda. Apakah hal itu akan berkembang atau berhenti? Anda seharusnya bermain seperti seorang anak kecil. Seorang anak ketika bermain, dia nyaris tidak menyertakan rasa ketakutan dalam proses bermain, bahkan kita sering melihat
mimik dan gaya ketakutan adalah bagian dari “sandiwara” mereka untuk lebih tenggelam dalam alam permainan.

Anak-anak mungkin tidak menyadarinya, tetapi ketika bermain mereka sedang melakukan proses belajar. Model itu adalah sebuah aktivitas yang disukai otak untuk belajar. Seorang anak bisa belajar matematika, keahlian berbicara, kesenian sekaligus ketika sedang bermain. Mereka belajar untuk berpetualang dan menemukan ketegangan yang menggairahkan ketika mengalami suatu penemuan. Mereka belajar gaya budaya mereka sendiri atau teman yang lain. Itulah alasan mengapa anakanak senang dengan video game, karena video game memberikan mereka interaksi suara, gambar bergerak, logika dan persepsi disaat yang bersamaan.

Lalu, apakah benar bahwa anak-anak lebih kreatif dibanding orang dewasa? Kita akan melihat dari perjalanan sejarah yang dialami manusia sampai saat ini sehingga anda bisa melihat lebih jelas perubahan situasi yang terjadi.

Pada masa revolusi industri dulu, pendidikan diatur untuk mengajari orang menjadi pekerja dan harus selalu patuh pada instruksi. Mengapa hal ini terjadi? Saat itu kebutuhan industri mulai membesar dan dibutuhkan tenaga yang banyak. Untuk mempermudah, maka sistem edukasi yang seragam dibuat dengan alasan efisiensi agar industri bisa mendapatkan tenagayang dibutuhkan dalam waktu yang tidak terlalu lama, jumlah yang memadai dengan kebutuhan dan yang terpenting dibayar nyaris seragam. Hal ini dipandang para pelaku usaha dan pemerintah pada saat itu menjadi solusi termudah untuk semua pihak.

Mereka saat itu tidak diberi ruang untuk kebebasan berpikir maupun berpendapat. Ketidaknyamanan  ini membuat kreativitas mereka terkungkung dan pola ini sampai sekarang masih banyakterdapat disekitar kita. Masih tetap banyak pendidikan dasar yang mengikuti pola tersebut. Kabar baiknya adalah saat ini ruang untuk berpikir berbeda, menanggapi dengan cara yang berbeda sudah semakin banyak dilakukan disekolah. Anak-anak semakin bebas berpikir dan berkreasi.

Kreativitas seperti anak-anak seharusnya dipelajari dan ditiru. Biarkan diri anda berpikir tentang apapun, bahkan sesuatu yang aneh dan tidak lazim sangat diperbolehkan. Hal ini akan membangun koneksi kreatif satu sama lain dari buah pikiran anda. Pikiran tidak kreatif akan berkata, “Aku tidak bisa”, tetapi pikiran kreatif berkata, “Aku bisa dan begini caranya!”. Jika anda bisa
melihat, berbicara, mendengar, mengingat dan mengerti maka anda pasti bisa kreatif juga. Jangan pernah berkata bahwa anda tidak kreatif. Tidak menjadi masalah anda percaya atau tidak, anda akan benar menurut kepercayaan anda. Tahukah anda bahwa yang apa yang dipercayai pikiran anda maka itulah kebenaran yang anda terima? Hal ini dikenal sebagai persepsi.
 
 

Jumat, 30 Maret 2018

Tes/Uji Tingkat Kreativitas



Sebagian besar dari kita bukanlah Mozart, Davinci, Einstein atau Shakespeare. Tapi kita semua kreatif dalam cara kita sendiri. Yang perlu kita lakukan adalah mengenal talenta unik yang ada pada diri kita masing-masing. Coba temukan keahlian anda. Ajukan beberapa pertanyaan sederhana berikut ini:

1. Apakah anda secara konstan mencari pencapaian baru, sesuatu yang ingin anda capai?
2. Apakah anda suka melihat satu kondisi yang sudah ada dan bertanya dalam hati  “Bagaimanajika….”
3. Jika anda melakukan sesuatu yang baru dan berbeda, apakah hal itu membuat anda merasa lebih pandai?
4. Apakah anda menikmati proses mengajar orang lain akan suatua keahlian yang baru?
5. Apakah anda mahir dalam pemecahan masalah?
6. Anda suka berbagai jenis musik?
7. Apakah anda suka mencari jawaban dari sesuatu yang anda alami?
8. Apakah anda suka membuat daftar dari kegiatan atau rencana-rencana anda?
9. Apakah anda sering berkhayal menjadi seseorang yang anda inginkan berbeda dengan kondisi saat ini?
10. Apakah anda suka bertanya ketika masih anak anak?
11. Apakah anda masih tetap kritis dan suka bertanya setelah dewasa saat ini?
12. Anda suka menonton berbagai jenis film yang berbeda tema?
13. Apakah anda suka menulis puisi?
14. Apakah anda suka menyanyi?
15. Apakah anda suka menggambar?
16. Apakah anda suka bercerita baik kisah dongeng ataupun kisah pribadi?

 Jika anda menjawab kebanyakan ya kepada pertanyaan diatas, maka anda adalah seorang pribadi yang kreatif. Kreativitas tidak selalu berhubungan dengan produk yang bisa dihitung. Terkadang manifestasinya adalah dalam bentuk ide-ide, pemecahan masalah, atau pengajaran, tetapi satu hal yang pasti: kreativitas adalah sebuah aksi. Kreativitas menjadikan kita memperbaiki diri, mengembangkan wawasan, menumbuh kembangkan pengertian yang mendalam baik terhadap diri maupun dengan orang lain. Kreativitas bukanlah sebuah status quo, bukan pula perenungan yang lama dan tidak membuahkan hasil. Kreativitas itu berproses dan mengalami perubahan demi perubahan.

Sabtu, 24 Maret 2018

Apakah Anda Kreatif?



“Yang sungguh-sungguh bahagia adalah anak-anak dan minoritas yang berkreativitas” - Jean Caldwell

Apakah anda pernah melihat anak-anak umur 5 tahun bermain? Mereka sangat penasaran dan kreatif dalam permainan mereka. Mereka tidak tahu apa yang mereka belum ketahui sebenarnya. Batas kreatif mereka tidak ada, mereka tidak diberitahu oleh siapapun apa yang tidak bisa mereka lakukan. Mereka adalah petualang tanpa batas takut, mereka adalah artis alami, atau musisi tanpa hambatan apapun. Bahkan mereka adalah pelawak yang sangat menawan dalam setiap tingkah lakunya. Mereka tidak dalam keadaan terpaksa atau dibatasi untuk suatu kondisi yang dianggap nyaman oleh orang dewasa. Dan mereka berpikir bahwa mereka bisa melakukan semua hal dan tidak ada yang tidak bisa mereka lakukan dengan kemampuan mereka.

Riset menemukan bahwa setiap manusia memiliki kemampuan berpikir kreatif. Kita memiliki kemampuan kreativitas yang sering muncul diawal hidup kita. Penelitian membuktikan bahwa umumnya orang dewasa hanya bisa memberikan alternatif ide sebanyak tiga atau empat solusi sementara anak-anak bisa mencapai enam puluh ide untuk suatu kondisi masalah tertentu
Penelitian tersebut juga membuktikan bahwa selama menyangkut kreatifitias, jumlah atau kuantitas sama dengan kualitas.

Dengan mencantumkan daftar ide untuk pemecahan satu masalah, semakin panjang ide yang muncul maka akan semakin baik pula hasilnya nanti. Dan biasanya ide terbaik akan muncul belakangan. Sebenarnya, kreativitas sudah ada didalam diri kita sebagai manusia, sudah ada didalam gen dan menjadi bagian dari setiap DNA kita.

Namun semakin kita dewasa, berbagai tekanan seperti harus tumbuh dewasa, pergi ke sekolah, mencari kerja dan seluruh kehidupan itu seperti menekan kecenderungan kreativitas. Stress yang melanda kehidupan sehari-hari, ditambah dengan dilema yang muncul secara berkala, semakin membuat kita kering akan kreativitas. Dan kondisi inilah yang kita kenal sebagai kehidupan yang normal bagi umumnya masyarakat. Akan tetapi kreativitas adalah kekuatan dan sangat penting dalam keberadaan kita manusia dan insan kehidupan. Tanpa kreativitas maka kehidupan kita akan menjadi terduga, rutin dan membosankan serta datar dari waktu ke waktu.

Pernahkan anda merasa seperti itu. Bangun pagi hari, mandi bersiap kerja, sarapan, berangkat ke kantor. Kemudian kerja seharian, pulang ke rumah, akhirnya tidur malam hari dan besok kembali lagi ke rutinitas biasa. Betapa membosankan untuk jangka panjang dan efeknya bagi mental anda bagaimana? Apakah liburan yang hanya sementara cukup? Secara berkala setiap beberapa bulan bisa menjadi obat penawar? Pasti anda tidak puas sebenarnya. Kabar baiknya adalah kita semua bisa menjadi pelaku kreatif yang hebat. Mungkin kini anda berkata “Tapi saya tidak bisa melukis atau menggambar, saya tidak bisa menulis topik apapun apalagi menuliskan puisi? Jangan bercanda dengan saya!

Kreativitas tidak selalu berhubungan dengan produk yang bisa dihitung. Terkadang manifestasinya adalah dalam bentuk ide-ide, pemecahan masalah, atau pengajaran, tetapi satu hal yang pasti: kreativitas adalah sebuah aksi. Kreativitas menjadikan kita memperbaiki diri, mengembangkan wawasan, menumbuh kembangkan pengertian yang mendalam baik terhadap diri maupun dengan orang lain. Kreativitas bukanlah sebuah status quo, bukan pula perenungan yang lama dan tidak membuahkan hasil. Kreativitas itu berproses dan mengalami perubahan demi perubahan.

Bayangkan saja, ketika potensi kreatif diri anda bertemu dengan sebuah keahlian yang menjanjikan maka anda sedang berkomunikasi dengan roh kreativitas itu sendiri. Tidak ada lagi yang bisa menghalangi anda sekarang. Anda sedang mengalami kejadian kilatan cahaya yang menciptakan momen “Aha!. Pencerahan yang anda alami membawa anda untuk siap menghadapi berbagai resiko dari kreativitas anda itu sendiri. Cerita ini bukan mengada-ngada. Sekarang kedengarannya terlalu dilebih-lebihkan, namun ketika anda mengalaminya, cerita anda akan sama atau mirip dengan deskripsi ini.
 

Kamis, 22 Maret 2018

Kreativitas


“Kreativitas adalah…. Sesuatu yang tampaknya belum muncul atau ada sebelumnya. Anda harus menemukannya dan menciptakannya menjadi sesuatu yang ada, dan itu adalah kondisi berteman dengan Sang Pencipta” - Michele Shea

Menurut kamus Webster, defenisi dasar kreativitas adalah penemuan artistik atau intelektual. Kreativitas ditandai dengan kemampuan atau tenaga untuk menciptakan ataupun membawa sebuah keberadaan, membentuk sesuatu yang baru, memproduksi melalui keahlian berimajinasi, menjadikan atau memunculkan sebuah ciptaan yang baru.

Di sekitar kita berbagai produk kreasi manusia sudah tersebar. Mulai dari patung, bangunan, berbagai jenis mesin, beragam mobil, pesawat terbang dan banyak lagi. Ketika anda mencipta, sebenarnya anda sedang membuat sesuatu menjadi eksis, dari tingkat ketiadaan menjadi ada. Sebagian orang mengatakan bahwa kreativitas itulah yang menjadi bukti bahwa manusia meniru sifat Tuhan dalam batasan duniawi. Kita bisa menciptakan berbagai hal atau benda dari ketiadaan menjadi ada dengan kreativitas yang dikaruniakan Tuhan kepada manusia.

Kreatif adalah kata sifat, sementara pelakunya adalah kreator, dan Tuhan adalah Kreator yang Agung, Maha Pencipta yang kita kenal. Dengan kreativitas, manusia selalu meningkatkan tingkat kehidupan baik dari sisi duniawi maupun rohani. Dari sejarah kita mengenal berbagai penemuan penting yang mengubah sejarah kehidupan manusia. Semuanya berawal dari kreativitas penemu yang membuat sebuah ide kemudian mengubah ide tersebut menjadi produk atau suatu kondisi baru, yang kemudian ditiru banyak orang. Contoh yang mudah adalah penemuan listrik.

Kita buat pertanyaan seputar listrik untuk melihat manfaat dari kreasinya. Terbayangkah oleh anda sekiranya listrik tidak ditemukan? Bagaimana kehidupan manusia saat ini? Atau bagaimana sekiranya tidak ada penemuan roda? Terbayangkah kondisi transportasi darat sekarang? Lalu apakah mungkin kita bisa ke bulan tanpa teknologi roket yang canggih? Dan saat ini anda tentu sudah terbiasa dengan komputer dan internet, bagaimana kalau keduanya belum ditemukan? Daftar contoh yang dibeberkan disini bisa sangat panjang. Tapi beberapa contoh itu sudah bisa membuat anda mengerti. Tapi sebenarnya bagaimana anda bisa membuat sesuatu yang ada dari tidak ada? Bagaimana anda bisa mencapai tingkat kreativitas tertentu? Apa esensi dari kreativitas?
 
Bagi sebagian orang, kreativitas hanya dapat dijelaskan dengan keajaiban. Ibarat sebuah sulap, saat momen “Aha!” yang muncul tiba-tiba menjadikannya sangat sulit untuk dijelaskan bagaimana proses terjadinya. Ingatkah anda akan kata “Eureka” yang sangat terkenal itu? Ketika Archimedes sedang  mandi di dalam bak, sebuah momen “Aha!” muncul dikepalanya sehingga dia bisa membuat pemecahan dari masalah matematika yang sudah membuatnya pusing beberapa waktu. Seakan-akan sebuah keajaiban muncul ketika dia sedang memikirkan hal itu. Bagaimana dia bisa memecahkannya? Apakah harus menirunya dengan cara mandi di dalam bak besar? 
Tentu anda tertawa dalam hati dengan pernyataan ini bukan? Tetapi cara itu ada benarnya, anda butuh satu tempat yang nyaman untuk bisa mengeluarkan ide-ide kreatif anda. Kita akan bahas mengenai hal ini nanti secara lebih detail.

Sementara bagi sebagian orang kreativitas adalah sesuatu hal yang misterius dan penuh teka-teki,dan  sulit untuk dijelaskan secara gamblang. Munculnya ide yang tiba-tiba seringtidak selaras dengan masalah yang dihadapi, namun ide itu diakui bisa menjadi solusi. Ide atau konsep baru selalu menarik
perhatian orang untuk dicoba baik bagi orang yang optimis dengan harapan ide itu bisa terlaksana dan menjadi pemecahan masalah mereka, atau dengan harapan ide itu gagal dan menjadi salah satu alasan kenapa masalah itu tidak bisa diatasi. Mungkin anda termasuk kedalam jenis orang seperti ini. Bagi anda kreativitas itu hanya untuk segelintir orang, atau orang tertentu saja yang diberi bakat untuk menjadi kreatif. Wow, jangan terlalu merendahkan diri anda sendiri sebelum anda belajar lebih banyak dan mengenal lebih jauh tentang kreativitas. Begitu anda mengenalnya, bagi anda kreativitas itu adalah sebuah proses yang bisa dilakukan siapapun juga.
Tak kenal maka tak sayang, itulah pameo yang cocok untuk penjelasannya. Kemisteriusannya lebih disebabkan karena kita tidak mengenalnya dengan akrab, dan terlebih lagi kita tidak mau belajar untuk kreatif. Tidak seperti yang anda duga, kreativitas juga bisa dilatih. Alat yang digunakan untuk kreatif adalah otak, maka sudah pasti latihan untuk otaklah yang bisa membuat kreativitas anda terpacu. Logis bukan?
Banyak kita lihat disekitar kita bagaimana orang mencari kreativitas dengan cara menyepi untuk mencari ilham, ada yang mengurung diri, ada yang sibuk dengan pekerjaan yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan masalah yang dihadapi. Zaman dahulu bahkan contoh ini dibumbui dengan istilah bertapa, nyepi atau mengucilkan diri. Contoh-contoh itu seakan-akan mengamini bahwa kreativitas itu muncul dengan metode pendekatan yang aneh dan misterius. Seakan-akan setiap orang memiliki cara yang berbeda dan sulit untuk dimengerti kenapa mereka melakukan hal tertentu untuk memunculkan kreativitasnya. Kita hanya kurang paham saja sebenarnya bahwa ada pengkondisian tertentu yang dibutuhkan agar kreativitas bisa mulai mengalir. Tiap orang memiliki gaya dan kesenangan tersendiri. Tidak ada yang sama, dan rasanya anda pasti akan mengubahnya agar sesuai dengan diri anda walaupun mungkin pada awalnya anda meniru dari orang lain juga.

Bagi sebagian orang yang lain lagi, hal itu adalah sebuah inspirasi batin dari kuasa yang maha tinggi sehingga memunculkan kreasi baru yang tidak ada sebelumnya atau membuat sebuah kondisi yang tidak pernah terpikirkan manusia biasa pada umumnya. Tentu anda pernah membaca di koran dimana seseorang mendapatkan wahyu tentang sesuatu, walaupun mirip tapi bukan hal itu yang kita bahas disini. Sumbernya inspirasi batin bisa jadi sama kalau kita memandang dari segi spiritual, tapi implementasinya berbeda. Kita lebih membahas ide yang mengarah kepada diri kita sendiri. Kita mengambil pemecahan masalah untuk kita sendiri. Walaupun nanti solusi itu digunakan untuk orang lain tapi biasanya kitalah yang bertanggung jawab untuk ide kreatif kita. Sedangkan yang di koran atau media biasanya untuk sensasi atau hiburan, malah majalah bisa jadi ajaran sesat. Kita sama sekali bukan berbicara inspirasi batin seperti itu.

Banyak orang yang mengklaim bahwa ada suara batin  yang membisikkan sesuatu kepada mereka untuk melakukan atau menciptakan sesuatu. Dan ini adalah contoh dari model inspirasi batin oleh kuasa yang maha tinggi. Boleh percaya atau tidak, beberapa orang menggunakan model ini sampai batas yang ekstrim seperti bunuh diri massal yang dilakukan sekte sesat akibat bujukan pemimpinnya yang mengaku mendapatkan inspirasi. Kita bisa saja tidak setuju, tapi ini adalah bentuk kreativitas yang negatif tentunya.
Banyak nama untuk kreativitas ini didalam masyarakat kita, ada yang menyebutkan “kesadaran yang lebih tinggi”, “roh yang tinggi”, “kesadaran universal”, dsb. Apapun namanya kita tidak perlu berdebat tentang itu. Karena tidak akan ada juntrungnya dan malah melebar ke hal-hal yang tidak fokus dengan pembahasan utama kita.

Jadi sebenarnya apa yang disebut dengan kreativitas dalam arti yang praktis dan mudah untuk dimengerti? Jawabnya sebenarnya gampang. Jika anda menggunakan “pendekatan baru” terhadap kerja maupun masalah anda sehari-hari, maka anda sedang menggunakan sesuatu hal yang berdasarkan kreativitas. Sederhana bukan?

Pendekatan baru adalah sebuah proses pemecahan masalah dengan cara yang berbeda dari sebelumnya. Jangan terlalu kaku dengan istilah baru disini. Baru berarti bukan dengan cara yang  lama, tetapi bukan pula berarti hanya cara yang samasekali berbeda. Baru bisa dijelaskan dengan cara yang bervariasi mulai modifikasi cara lama sampai benar-benar baru dan belum terpikirkan sebelumnya. Itu lebih kepada jenis orisinil atau penyempurnaan. Namun pendekatannya bukan lagi model sebelumnya. Itu yang penting kita pahami.

Memang tidak mudah menjelaskan secara detail apa sebenarnya kreativitas bila kita tidak menggunakan beberapa contoh nyata disekeliling kita. Buku ini, sekali lagi, tidak akan membahas kreativitas dari defenisi maupun penjelasan yang rumit. Pendekatan seperti itu hanya akan memunculkan rasa bosan karena tidak membumi alias membuat pengertian yang gamang.

Kreativitas itu muncul dalam berbagai bentuk. Bisa berbentuk kreativitas keilmuan yang menghasilkan penemuan atau penyembuhan medis misalnya. Juga bisa dalam bentuk artistik atau musikal, menghasilkan lukisan yang indah, patung atau pahatan yang mengagumkan, atau musik yang indah. Bentuk lain seperti penulisan kreatif akan menghasilkan novel,cerpen dan puisi.
Kreativitas juga muncul dalam bentuk sederhana seperti seni pahat kayu, kerajinan keramik atau seni
menjahit yang dikerjakan dengan dua tangan anda. Jadi kreatif tidak melulu hasil karya spektakuler. Kreatif bisa dimulai dari produk yang sederhana namun berguna bagi anda. Bila anda buat variasi berbeda maka itu juga disebut kreatif karena anda memodifikasi dari yang sudah ada menjadi lebih menarik. Sebuah musik oleh grup band terkemuka bisa jadi diakui orang sebagai karya kreatif yang hebat. Tapi sebuah gambar menarik yang dibuat dengan teknik unik oleh seorang anak kecil juga adalah produk kreatif. 
Beberapa contoh yang diberikan bertujuan memberikan ilustrasi kepada anda dan meyakinkan anda bahwa kreatif itu bisa membuat anda terkenal, kreatif itu sudah melekat kepada keseharian seorang tokoh, dan anda juga bisa membuat mereka sebagai figur teladan serta menirunya. Meniru mungkin bagi anda tidak kreatif karena tidak menghasilkan sesuatu yang baru, tapi kita hanya meniru tindakannya, bukan apa yang dikerjakannya. Anda punya gaya dan metode serta proses sendiri. Yang anda dapatkan dari orang terkenal adalah motivasi. Dan motivasi adalah bahan bakar yang penting untuk kreatif.

Banyak orang mengira bahwa musik adalah sesuatu yang kreatif karena diciptakan berdasarkan ilham si penulis lagu, sementara sebuah obat dibuat berdasarkan penelitian ilmiah. Kalau anda juga berasumsi seperti itu maka anda salah. Sama salahnya ketika kita mengatakan seorang pelukis itu kreatif dan seorang dokter itu tidak kreatif karena bekerja berdasarkan prosedur tertentu.
Penciptaan prosedur bagi pekerja medis adalah satu bentuk kreativitas tersendiri untuk menyamakan mutu atau kualitas layanan dokter diseluruh dunia. Dengan adanya prosedir bagi pekerja medis, misalnya perawatan untuk sakit demam berdarah, maka para dokter terbantu dalam proses penanganan pasien dimana pun dia bekerja. Bayangkan kalau masing-masing dokter memiliki standar yang berbeda. Maka kita bisa terkejut bila berobat ke dokter yang berbeda, atau kita bisa saja bertengkar karena ada perbedaan penanganan untuk jenis sakit yang sama.
Banyak ide kreatif yang tumbuh di dunia industri, manufaktu dan dunia teknis lainnya. Ini menghapus anggapan sebagian orang bahwa kreativitas hanya berhubungan dengan dunia artistik atau penulisan saja. Jadi hal yang penting untuk diingat adalah kreativitas mengandung unsur penciptaan ide atau konsep, sekaligus implementasinya dan memproduksi atau memanifestasikan ke bentuk akhir atau produk jadi.
Kreativitas yang tidak dimanifestasikan kedalam bentuk produk akhir hanyalah menjadi sebuah ide atau konsep. Dan itu tidak sepenuhnya menjadi satu kreativitas bagi sebagian orang. Mereka berpendapat bahwa kreativitas harus mencapai level manifestasi dalam bentuk wujud nyata atau benda. Namun disisi lain banyak juga yang berpendapat bahwa wujudnya tidak harus benda dengan memberikan contoh lagu yang dimanifestasikan dalam bentuk not yang tidak bisa disentuh namun bisa didengar. Memang ada yang mendebat bahwa musik dapat “disentuh dan dilihat” dari performa penyanyi atau grup musik. Tapi kita sebaiknya tidak usah berargumentasi tentang hal itu, karena bukan itu yang utama.
Lepas dari perbedaan penafsiran artinya, kreativitas adalah bagian terpadu dari keberadaan manusia dan yang membedakan kita dengan dunia binatang. Binatang tidak menciptakan sesuatu, binatang hanya mengikuti naluriah sementara manusia dengan kreativitas mampu meningkatkan kehidupan secara berkesinambungan. Ada yang berkata bahwa binatang bisa diajarkan untuk berkreasi. Mereka berargumen, seperti yang terjadi pada seekor gorilla di Amerika Serikat yang diajarkan bahasa isyarat untuk berkomunikasi. Salah satu kemampuan gorilla ini adalah melukis dengan cat air. Banyak orang terkagum dengannya karena gorilla itu mampu mengekspressikan perasaanya dengan bahasa isyarat. Kita tentu saja mengerti bahwa binatang pun memiliki rasa kasih sayang kepada anaknya. Binatang punya perasaan juga, namun perasaan mereka lebih kepada naluriah daripada berpikir apalagi berimajinasi.
Jadi apa arti kreativitas bagi diri anda sekarang ini? Jika anda mengakui bahwa diri anda adalah seorang religius, maka tidak ada salahnya anda yakin bahwa kreativitas adalah karunia Tuhan kepada anda sebagi mahluk ciptaannya. Jika anda seorang intelektual, maka anda mungkin lebih memilih bahwa kreativitas adalah proses pemikiran dari otak anda pada tingkatan tertentu untuk memecahkan masalah yang anda hadapi. 
Apapun defenisi yang kita uraikan diatas, tidak ada yang lebih penting daripada defenisi bagi diri anda sendiri. Sebelum memulai mengenal kreativitas lebih jauh, anda harus punya defenisi sendiri untuk mempermudah pemahaman anda nanti.

Bisa jadi sampai sekarang anda belum punya defenisi sendiri, lalu apa yang anda bisa lakukan? Pilihlah salah satu dari keterangan diatas. Ketika anda berpikir pun sebenarnya anda sudah kreatif, anda mulai mengenal masalah yaitu anda tidak punya defenisi, lalu anda berpikir defenisi apa yang cocok dan apa dampaknya kepada anda. Ketika anda mulai berpikir tentang arti kreativitas, anda sebenarnya sudah mulai melakukan proses kreatif yaitu menggali apa yang anda ingin ketahui. Anda memilih dan singkatnya anda akan melihat hasilnya.

Minggu, 18 Maret 2018

Galeri Karya Stik Es Krim

Stik Es Krim